“Iya lah, apa gunanya aku jadi sephiamu. Masuklah semua batanganku yang memang sedikit kalah besar dari miliknya. Bokep Aku berdebar-debar menunggu reaksinya. Arya melepasi pakaiannya lalu mulai menciumi dadaku, leherku, bahkan ketiakku diciuminya. Setelah beberapa menit, dia membisikkan bahwa dia ingin menyodomiku lagi. Aku masih kesakitan walaupun beberapa kali aku pernah diperlakukan begitu. Mau hajar aku? Aku selalu cemburu sama dia” kataku. “Eh, tenang aja, aku benar-benar sayang, walaupun karena ini aku jadi, GAY!”Dengan agak pahit dia mengucapkannya. Aku mengerang-erang keenakan. Udah diam! Dia melepas handukku lalu mengocok batanganku sambil mulai menciumi wajahku. Arya mengambil nafas agak panjang, lalu aku mulai menggesek-gesekkan batanganku di dalam anusnya. Aku tidak mempercepat aksiku, sementara kulihat batangannya mengeluarkan semakin banyak precum. Sejak kamu nolak aku, aku benar-benar merasa nggak ada gunanya hidup. Lepasin.. Akhirnya kudapatkan tubuhmu.













