“Sintia ke kantor ya bang, pulangnya mungkin malem, nguber dead line proyek” ujarku sambil mengenakan sepatu di ruang tengah. emmff.. Xnxx Kukira gunung esnya makin cair karena sejak tadi pagi dia nampak lebi ceria, gak taunya…. Dengan menggunakan tangan kiri, dia menutup matanya sedangkan tangan kanannya meraba-raba permukaan tempat tidur untuk mencari bantal. Setelah makan kami pun pulang. “Sintia ke kantor ya bang, pulangnya mungkin malem, nguber dead line proyek” ujarku sambil mengenakan sepatu di ruang tengah. Kalo cantik mah Sintia dari kecil bang, abang baru nyadar ya kalo istri abang cantik”, aku menggodanya. “terus maunya gimana?” “nggak ngerti-ngerti juga?” jawabku, kok ada ya didunia ini lelaki yang selugu itu, gak tau deh kalo dia cuma pura2 lugu. Aku berhenti untuk menjilatinya dan ganti dengan posisi 69. “sorry bang, tadi Sintia nggak sempet masak, kita pesen makanan delivery aja yah” jawabku.




















