ooouuggghh.. Bokep Asia Meskipun aku sedikit meminta pertanggung jawabannya karena kami pernah melakukan adegan layaknya dalam cerita sex.Namun Galih tetap ngotot untuk meutuskan hubungan kami. Aku lihat kerja di kantoran lebih menarik, sampai beberapa kali aku mencoba melayangkan surat lamaran dan melalui beberapa wawancara tapi belum juga ada yang memanggilku.Untuk menghilangkan rasa jenuhku seharian di rumah akupun membantu mamaku, apalagi sekarang aku lihat Galih jarang mengajakku jalan bahkan untuk menghubungiku saja aku rasa dia sudah jarang melakukannya. Ya aku memang berhubungan dengannya sejak masih sebagai pelajar di SMU yang sama. Akupun mencoba memberinya pengertian “Aku mengerti Galih.. Dari rumah aku dandan cukup rapi dan berangkat menuju tempat janjian kami.Sampai di sana aku lihat Galih sudah duduk di satu kursi cafe itu “Mau pesan apa?” Katanya dan aku hanya tersenyum walau dalam hati aku merasa ada yang aneh dengan sikapnya, biasanya dia sudah tahu minuman kesukaanku dan biasanya sudah ada di meja sebelum aku




















