saya membuka sepatuku.“Kamu nggak pingin mandi?” tawarku kepadanya.“Nggak ah. & kini berhasil tanpa perlawanan. Xnxx Gimana?”” Kamu emang licik, yah” ujar Vega sambil terseyum & mengangkat pantatnya dari kursi. saya sedikit menaikkan rok nya keatas, sehinggak kedua kakiku kini berada diantara pahanya.Saya meraba daerah paling sensitif di dirinya, yaitu pangkal di antara dua pahanya. Bahkan mungkin saya akan memberinya kenikmatan malam ini.“Aku khan bukan Vampire yang bakal menghisap darah kamu” Ujarku bercanda.“Aku manusia biasa yang nggak makan orang. saya mau beristirahat sebentar di kamar sambil makan makanan yang udah dipesan. & komunikasipun kami lanjutkan dengan pembicaraan telepon. saya memilih tempat duduk di luar ruangan kafe agar nantinya Vega lebih mudah menemukan diriku, Kami telah saling bertukar ciri-ciri kami masing-masing.Aku beritahu ia bahwa saya mengenakan kemeja putih & jeans, sedangkan Vega akan memakai kaos biru dengan rok jeans.Aku suka ini.




















