Meski keadaan sangat gelap, namun aku masih bisa melihat dua tubuh yang bergumul. Bahkan termasuk lampu pun dimatikan, sehingga mataku tak melihat apa-apa lagi. Bokep Berilah ia sedikit kesempatan..” Darta yang menjawab, sambil mengelus rambutnya. “Kita pasang strategi, donk! Dia tak terlalu mempedulikan kehadiranku. Aku tersenyum, sambil mencumbui telinganya. Agh.. Namun, karena keadaanku juga sangat mendesak, aku memberanikan diri dengan harapan temanku bisa membayar; minimal separuhnya dulu. Kasihan juga, aku melihatnya. Tentu saja Mila terpekik kaget. Bagaimana dengan Mila? Walaupun Mila diam, tentunya jauh lebih nikmat dari pada melakukannya dengan patung. Gak ada salahnya kan, kalau kita saling berbagi kesenangan..” begitulah ucap Darta dengan serius. Ia menikah pun karena desakan orang tua Mila, yang kini jadi istrinya. Ia tergolek dengan nafas yang lemah-lunglai. Dan Darta mengatakan kalau aku sudah pulang, karena ada ditelepon sama bos-ku. “Emh.. Lalu Darta ke luar lagi.




















