Lalu dituntunnya aku menuju meja kerjaku. Karena memang aku tak mampu menahan lagi .. Xnxx hah ? “Itu Dok . Engga apa-apa kok. Bahkan dia merintih, amat pelan, sambil merem ! Kok bajunya belum dipakai ?”
“Entar ajalah . Kalau kuteruskan, ada kemungkinan aku tak bisa menahan diri lagi, keterusan dan ,,,, melanggar sumpah dokter yang selama ini kujunjung tinggi. Untung aku cepat sadar. Syeni masuk.“Kunci pintunya” perintahku. Pemandangan yang merangsang .. “Maaf Bu ya .” kataku kemudian mengalihkan pembicaraan dan menghindari sorotan matanya.Kuremasi dada kirinya dengan kedua belah tangan, sesuai prosedur. Mas hebat mainnya .”
“Ah . Mungkin faktor inilah yang membuat para ibu muda itu datang ke tempatku. Apa karena pasien ini memang luar biasa indahnya ? Kekhawatiran saya itu Dok”
“Udah diperiksa belum ..?”
“Udah sih . kemarin saya makan mangga, 2 buah”
“Coba ibu baring disitu, saya perika dulu”Sekilas paha putih mulusnya tersingkap ketika ibu muda ini menaikkan kakinya ke dipan yang memang




















