Akibatnya suara aneh itu kembali mewarnai
gerakan kami malam itu. Kue seperti itu rasanya seringkali aku makan di kampungku.Setelah kami duduk kurang lebih 2 menit di ruang tamu,
tiba-tiba: “Iyana eddi muaseng elo makkulliah na de’ gaga ongkosona? Xnxx “Jangan terlalu besar suaranya Nif, nanti kedengaran orang”
kata ibu. Terima kasih Pak. Yah.. Pinggul ibu majikanku semakin lama kujilat, semakin cepat
goyangannya, bahkan nafasnya semakin cepat keluarnya seolah ia dikejar hantu. Setelah kami duduk kembali bersama dengan si sopir itu di
ruang tamu, laki-laki berperawakan besar tadi kembali duduk di depanku dan
berkata,
“Kamu dari daerah mana dan dimana orang tuamu nak?” tanya
laki-laki itu. Aku diminta menjaga rumah dan membantu istri keduanya
ketika ia sedang pergi ke luar kota mengurus perusahaannya. Aakhh.. Kenyataan inilah yang harus kualami, apalagi ini
adalah perintah majikan.Tanpa berpikir panjang lagi, aku segera menjatuhkan kedua
tanganku di atas bukit kembar itu. Aku tak mampu bersuara dan mengatur nafas,
bahkan aku sedikit malu menatapnya, tapi,
“Jangan takut dan
malu Nif.




















