Setelah kejadian itu aku tidak pernah bertemu dengan Tuti dan Santi. Bokep mmhh.. Sedangkan saya masih di dalam warnet dan ingin ikut pulang, tapi saya tidak bisa karena di luar hujan masih deras dan saya hanya membawa motor.Begitu juga dengan 2 gadis di depan saya, mereka sudah membayar uang sewa dan tidak bisa pulang karena hujan masih deras. Setelah terbuka aku langsung menghisap vagina yang sedang merah itu. “Gantian donk, aku juga pingin nih..” kata Tuti sambil menciumi bibir Santi. Semakin lama saya lihat saya tidak bisa konsentrasi, mungkin karena cara duduk mereka yang hanya mengenakan celana pendek itu, sehingga terlihat paha putih mulus dan juga sepasang buah dada dalam BH yang tercetak jelas akibat baju yang basah.Pada jam 20:00, listrik di warnet itu padam.




















