Cinta bukan ditolak, tetapi tidak direstui, maka aku pikir tidak sia-sia jika aku tidak mendapatkan ranti, setidaknya pernah bercinta dengannya saja aku sudah cukup bahagia.“Argh… Sakit mas…”, Anti merintih karena vaginanya ku paksa terobos. Bokep “Lubangnya lebar mbak, mesti ganti ban…”, jawabku. Ia berjalan di sampingku mengikuti hingga ke kios kecil kami. Sejak itu kami menjadi sering sms, apalagi kalau motornya dipakai adiknya, maka ranti akan menggunakan jasa ojekku. Ini kisah cintaku yang kedua kali mengalami kegagalan, setelah setahun lalu ditinggal mati oleh kekasih yang bertepuk sebelah tangan. Wajat saja sih, selain penampilanku yang berantakan dan status ekonomu yang suram, tidak ada satu wanita pun yang tertarim padaku. Aku pun pasrah menunggu balasan sms-nya yang kian tak kunjung tiba. Seperti dugaanku, gadis itu tidak membawa uang yang cukup.“Kurang dong mas…”, tawar gadis itu menampakkan wajah memelas.




















