Setelah puas bermain di kedua payudaranya, bibirku turun ke perutnya, menjilati pusarnya yang imut. Bokep Jepang Aku payungkan Sava dengan selembar daun pisang yang ku bawa.“Sepertinya supirmu terlalu asik tidur deh,” Sava terlihat bingung melihat aku yang tiba-tiba memayungkan dia.“Ma-makasih,” dan kamipun berjalan menuju mobil Sava yang terparkir tak jauh dari toko.Sava mengetuk pintu mobil, sang supir terkaget seketika. Kini kehidupan Sava berubah 180 derajat, dia kini menjadi seorang model yang terkenal di seluruh penjuru negri.Lampu toko sudah menyala sedari tadi, Sava masih asik memilih berbagai macam pakaian mewah. Senyumnya merekah, sesekali dia mengingat hari-hari menyedihkan yang dialaminya sebelum 13 hari lalu. Savana yang saat ini ku lihat bukanlah Savana sebelum 13 hari yang lalu. Air mataku terus bercucuran, aku bersimpuh diantara tembok rumah sakit, gak peduli lagi dengan pandangan orang-orang yang iba terhadapku.Bodoh…bodoh…bodoh, seharusnya aku menjaga Sava sampai ke tujuan, seharusnya aku aaaaaaakkkkkkhhhh.




















