Wajah Evi langsung cemberut sambul melepaskan tangannya dari gandenganku. Xnxx Dua hari dari kejadian itu, Evi masih terlihat marah padaku. aku hanya mengikuti setiap gerakan Evi tanpa perlawanan dan tanpa balasan. Sepanjang jalan, tangan Evi selalu menggelanyut manja dan kepalanya di sandarkan dilenganku seakan tidak peduli berpasang-pasang mata menatap heran ke arah kami. Tanpa bermaksud untuk membuatnya kaget, aku langsung duduk di samping Evi. Apa sih menariknya aku hingga ada 2 gadis cantik yang memperebutkan aku. Rasa bersalah menyelimuti pikiranku..lagi-lagi aku menyakiti perasaannya yang halus. Evi cemburu!!! Detak jantungku mulai kencang.Bergemuruh. Maafkan aku Tia…aku tdk bermaksud mempermainkan kalian berdua, karena aku memang sungguh-sungguh terhanyut dan tidak bisa lepas dari dekapan hangat dan manjamu….. Tiba-tiba aku menangkap sorot mata Evi yang begitu marah, menghujam di hadapanku. di sana pula aku berkenalan dengan Tia, seorang gadis yang cantik, berbadan tinggi sintal dan berkepribadian menarik. Tiba-tiba aku menangkap sorot mata Evi yang begitu marah, menghujam




















