Joe hanya termangu saat jarak antara ia dan Wulandari hanya tinggal sejengkal saja.“Apa kau tidak pernah bercinta dengan seorang wanita sebelumnya heh, kok, bengong saja, peganglah kedua payudaraku ini,” desah lembut Wulandari dengan mengangkat kedua tangan Joe dan meletakkannya pada kedua payudaranya. Hembusan angin dan riak gelombang semakin menggila seiring dengan kerasnya lengkingan seruling yang ditiup Joe.Blaar..!! Bokep Jepang apa hubunganmu dengan pemilik jurus itu!” kejut suara tanpa wujud mengenali jurus yang dikeluarkan oleh Joe.Melihat lawan mengenali jurusnya, tak urung membuat Joe heran, ia menjawab asal dan balik bertanya, “Beli dong di mall (emangnya jaman itu udah ada mall) bagaimana kau bisa tahu jurusku, makhluk jelek! Kau kunyatakan lulus syarat itu dan aku bersedia mengantarkan kau ke Istana Laut Selatan, kenakan pakaianmu dan telan ini!” seru Wulandari dengan rasa sesal di dalam hati, ia melemparkan sebutir obat sebesar ukuran kotoran kambing pada Joe.










