”, tanya Idris.“ Aku butuh pekerjaan nih Dris”, ucapku.“ Ouh kerjaan, itu gampang Wan, memangnya kamu ingin diposisi apa dan minta gaji berapa ??? ”, pintaku lagi pada Idris.“ Ah, kamu ini ada-ada aja deh Wan, yaudah deh terserah kamu aja deh Wan ”, ucap Idris mengiyakan kemauan saya.Maka saat itu mulailah saya menyusun jadwal interview Mas Andy, mulai lusa, hari rabu sampai jumat dari jam 07.00 sampai 10.00 pagi. Bokep Hari ini selasa, sesuai pre-diksiku, Mas Andy pagi-pagi sudah berangkat, dan sekitar jam 11.00 siang baru pulang. Perlahan kubimbing Mba’ Erna mencapai puncaknya, hingga akhirnya…“ Oughhhhhhhhhhhhhhh…. tidak lama setelah itu, Mas Andy dan Mba’ Erna berbicara sambil berpelukan.Karena posisiku saat itu lumayan jauh dan hanya melihat dari sela fetilasi, maka saya kurang bisa menangkap apa yang mereka bicarakan. Mentang-mentang mereka pengantin baru didalam kamar hanya memakai pakaian dalam saja.Saat itu saya berharap kepada meraka agar mereka segera berhubungan sexs.hhe. Prediksiku, Mba’




















