“Makasih ya mas” sambil dia merapikan kembali seragam polwannya. Xnxx Mas pasti tau dehh… yukk”
“Ya mbak” aku pelan-pelan rebah bersama Dewi. Bibirnya ditempelkan ke telingaku. Hah, akhirnya ada pengunjung juga. “Mbak…, masukinnya gimana nih??”“Ehh.., iya ya mas…., gimana kalau dari belakang saja? Aku dua puluh tiga tahun kok” paparnya blak-blakan, jarang yah cewek blak-blakan masalah umur
“Ya deh mbak, eh Dewi…, kalo saya baru dua puluh dua tahun mbak, tuaan mbak dikit dong, ngomong-ngomong kok masih pake baju dinas. Enakkk?… terus mas maju mundur aja….”
“Ya mbak, enak. Cuma karena celana Cuma dilorot sebatas lutut, maka agak sulit untuk sampai ke memeknya. Ohh.., seorang polwan yang manis pikirku. “masss…., puas ya” ucapnya lembut dan manja…, aku hanya mengangguk sambil tersenyum. “Nggak papa kok, biar akrab. Karena bosan dengan materi kuliah, aku mulai browsing situs-situs hot. Ohh.., seorang polwan yang manis pikirku.




















