“Mak tologin Ujang mak, sakit” Ujang meratap sendiri dan suaranya hampir tidak terdengar, pandangan mata Ujang mulai gelap. Bokep “Dasar males kerja apa aja kamu, duit aja nggak punya”, Rono memaki Ujang sambil memukul kepalanya. Tapi Rono sepertinya sudah gelap mata dengan kasar dia menarik celana Ujang sehingga anak itu tinggal memakai kaos oblong lusuh miliknya, dan celananya dilempar oleh Rono.“Kamu diem aja ya jangan coba-coba bersuara apalagi teriak, sini”, si Rono dengan kasar menarik pundak Ujang sehingga posisi Ujang membelakangi Rono. Si Ujang sangat ketakutan terutama pada Rono preman pasar yang cukup ditakuti itu. Selengkapnya, berikut adalah ceritanya!Ujang anak jalanan, umurnya baru 15 tahun, badannnya kurus. “Ampun kang, tadi sepi nggak banyak yang ngasih lagian sebagian udah Ujang setorin ke kang adun”, si Ujang hanya bisa pasrah sambil memegang kepalanya yang dijambak Rono. Ujang yang biasa tidur di salah satu kios pasar, setelah sibuk ngamen diperempatan jalan pasar “X”.




















