Baru saja aku selesai berpikir demikian, seperti membaca pikiranku, tangan si Abang tiba-tiba meraih pahaku untuk ditarik mendekat kearah kepalanya.Tidak ada perlawanan dari kakiku.. Xnxx Aku mendiamkan saja karena kegembiraanku.“Tapi.. Saya pernah belajar pijat dari nenek saya.. Tiba-tiba.. Croott.. Anggap saja saya tamu kamu?” si Abang mulai terlihat nada tidak senang.“Cepat katakan ke tamu kamu” lanjut si Abang..Aku tidak dapat menyembunyikan rasa kikuk ku..“Pak.. Pria tersebut membuka dan membaca map yang kuserahkan dan membolak-balik isinya dengan cepat lalu menatap kepadaku..“Silakan masuk ke ruang Aula.. Crott.. Ayo kita ke tempat tidur” katanya sambil menarik tanganku dan berjalan ke arah springbed warna pink dekat jendela.Lalu dia menyerahkan sebuah botol.“Ini creamnya” aku menerima botol tersebut dari si Abang.“Anggap saja aku tamu kamu yah Nita” kata si Abang sambil membuka baju dan kaos oblongnya.Aku mengangguk setuju. Bayangkan saja, uang segitu hampir 4 x gaji almarhum suamiku yang hanya Rp.













