Aku yang awalnya merasa ragu, akhirnya tidak berkutik, aku pun bagaikan kerbau dicocok hidungnya. Bokep Kehidupanku yang gelamor dan banyak uang, seakan memuluskan jalan untuk berbuat seenaknya.Dari mulai minum-minum di beberapa cafe ataupun bar, menghisap ‘gele’ sampai ‘putaw’. Kunilai dia anak orang kaya di kota lain terlihat dengan gemerlap kehidupannya yang suka sekali berfoya-foya. Dan ternyata aku berhasil memuasinya. Setelah SMA, dengan sedikit memaksa aku ingin kuliah di Bandung. Ini dikatakannya sendiri oleh Tante Mia. Aku yang awalnya merasa ragu, akhirnya tidak berkutik, aku pun bagaikan kerbau dicocok hidungnya. Hal ini dikarenakan perasaan superiority complex yang ada di benakku. Meskipun tubuhnya tidak terlalu tinggi untuk seukuran wanita indonesia, wajahnya yang bersih dan terawat, menyiratkan bias kecantikannya. Dan ternyata aku berhasil memuasinya. Aku yang awalnya merasa ragu, akhirnya tidak berkutik, aku pun bagaikan kerbau dicocok hidungnya.




















