Sshh.. (dan.. Bokep Kalau masih menolak, saya akan pergi! Bahkan di boncengan motornya.Akibatnya harus kutanggung sendiri. saya menjerit. Lalu ke dekat pintu memungut sepatuku yang bertumit 10 senti. saya sempat meneleponnya waktu transit di Changi untuk menyatakan kerinduanku.Tetapi, perasaan galauku lenyap begitu saya melihat Mama menjemputku di bandara Cengkareng. entah ia masih perawan atau tidak. Dialah yang sering kuajak menemaniku keluyuran. saya berpakaian kembali celana pendek jeans yang lusuh, kaos putih tak berlengan serta kemeja kedodoran, tanpa pakaian dalam sama sekali.Aku ambil semua uang Rupiahku di dompet, lalu turun menuju belakang rumah. Suara “Maaf” terdengar sayup-sayup. Pernah terbayang di benakku saya menjadi istrinya, hidup dalam kemiskinan, meski mungkin the sex could be great. saya sempat meneleponnya waktu transit di Changi untuk menyatakan kerinduanku.Tetapi, perasaan galauku lenyap begitu saya melihat Mama menjemputku di bandara Cengkareng.




















