Kemudian suasana menjadi hening hanya terdengar dengusan nafas yang perlahan-lahan mulai teratur pelan dan kami benar-benar seperti orang yang tak sadarkan diri selama beberapa saat dengan posisi badanku telungkup tak bergerak menindih tubuh Fitria yang telentang dengan kedua tangan terbuka lebar dan juga tak bergerak kecapaian. Aku benar-benar merasa malu pada diriku dan sangat menyesal.. Bokep Perasaan itu tidak bisa dia tolak dan terus datang padanya tanpa permisi. Swear.. Fitria menahannya dan membisikkan dengan suara mendesis dan terbata-bata Jaja..jangan hentikan.. Rupanya Fitria sudah sangat terangsang. Cukup dengannya saja kesalahan ini dilakukan. Akhirnya bibirku mencium dan menghisap bibirnya dengan dalam sambil kupeluk erat tubuhnya. Jeda istirahat yang dialami oleh Fitria kugunakan untuk membuka celana panjangku sekaligus dengan celana dalamku. Eeehh.. Tiap malam yang ada dalam benakku hanya dirimu bukan bayangan suamiku yang jauh diseberang sana Ohh Tuhan apa yang terjadi dengan diriku ini?




















