Sengaja aku tidak mengatakan padanya, aku ingin ini menjadi kado bagi pertemuan kami. Dan Aa ini adalah salah satu produk yang sangat mujarab, ibarat obat ia adalah puyer penghilang segala rasa sakit, yang tadinya pikiran suntuk setelah ngobrol dengan Aa semuanya menjadi fress kembali.Aa bekerja pada sebuah perusahaan BUMN, dan pekerjaannya itu berhubungan dengan dunia internet, aku juga tidak tahu persisnya Aa mengerjakan apa namun yang pasti Aa adalah sosok laki-laki yang kuimpakan, walaupun pada kenyataannya Aa telah bertunangan dengan gadis asal daerahnya.Namun, karena letak perusahaannya amat jauh, mereka hanya bisa bertemu sekali-sekali saja.Seperti biasanya jam 4 sore aku online, Aa telah menungguku. Bokep Kucubit laki-laki jangkung di depanku. “Terima kasih yah A.. Air mataku masih mengalir, menitik membasahi kemeja Aa. apakah anda yang bernama Valencia?” sebuah suara mengagetkan dan menjajari langkahku. Ciuman itu lembut sekali, basah dan begitu manis.




















