Dengan langkah agak diseret, Ia bersama Susan melangkah menuju Lift. Bokep Please, can we ” Nick tidak melanjutkan kalimatnya. Wake up man, kita banyak kerjaan nih.” Nick menghela napas sebelum kembali menekuni pekerjaan yang harus diselesaikannya hari ini. Wanita yang dicintainya sepenuh hati, yang dikiranya sedang sibuk menyelesaikan tugas kantornya, yang teleponnya ditunggu penuh harap oleh Nick seharian ini, ternyata sedang berada dalam pelukan pria lain. Pandangannya kosong, menerawang seakan- akan Ia tidak berada disana. “Tinggalin gue sendirian Nick, gue butuh waktu buat mikir,” katanya lagi.Nick bangkit perlahan. Nick memeriksa HP nya. Tidak digubrisnya erangan penuh kenikmatan yang keluar dari mulut Susan, dinikmatinya cairan kental dengan bau khas feromone bercampur red wine yang mengalir tanpa henti seiring dengan gerakan lidahnya yang kini menggelitik kedua bibir luar vagina Susan.




















