Bernas junior dengan serentak langsung menegang, dan kedua mataku terpaku di daerah belahan dadanya.“Hey, lihat kartu dong. Xnxx bokep Mau pake cuttonbud?” tanyaku sekali lagi.“Ga usah, pake bulu kemucing itu aja” tundas tante Ani.“Idih jorok nih tante. Aku pun juga heran kenapa aku menjadi tertarik untuk mencari tahu kehidupannya yang sangat pribadi. Tiba-tiba aku disapanya.“Bernas kok ngga ikut papa mama ke Bandung?”tanya tante Ani.“Kalo ke Bandung sih Bernas malas, tante. “Yah kapan-kapan aja ikut tante ke Singapore. Dia menuntun jari tengahku untuk memainkan daging mungil yang menonjol di memeknya.Para pembaca pasti tau nama daging mungil ini yang aku maksudkan itu. Mau kan?” pinta tante Ani.“Sippp tante.” jawabku serentak girang.Malam itu aku nginap di rumah tante Ani. “Masa sihhh … tante lupa … aahhh Bernasss … Bernasss … kamu kok nakal?” tanya tante Ani lagi. Aku
sempat berpikir apakah tante Ani mencukur semua bulu-bulu pubisnya.Muka tante Ani sedikit memerah. Dadaku sesak, sulit bernapas, dan jantungku




















