Dan jarak umur antara kami cukup jauh juga. Xnxx “Aku mencintaimu”, sahut Lidya agak ditekan nada suaranya. Namun aku tak suka kalo dikeloni Bapak. Namun aku tak tahu apa yg membuatnya kecewa.“Ada apa, Lin?”, tanyaku tak mengerti perubahan sikapnya yg begitu tiba-tiba. Tentu saja aku jadi gelagapan karena tak bisa bernapas. Begitu dekatnya sehingga aku bisa merasakan kehangatan hembusan napasnya menerpa kulit wajahku. Dan aku menurut saja saat dimintanya berbaring. Dan juga anak terakhir. Tak ada yg istimewa. Memang tingkahku tak ubahnya seorang anak balita.Tangisanku baru berhenti setelah Bapak berjanji akan membelikanku motor. Tak ada yg istimewa. “Siapa namanya?” tanya Tante Amanda lagi. Aku benci dgn suaminya. Aku anak laki laki satu-satuya. Namun aku hanya diam saja, tak tahu apa yg harus kulakukan. Karena apapun yg aku ingin minta, selalu saja diberikan. Seakan Lidya berusaha untuk membangkitkan gairah kejantananku. Membuat dadaku jadi berbunga dan padat seperti mau meledak.




















