Setelah itu akhirnya ia masih ngos –ngosan tapi dari ekspresi wajahnya ia amatlah senang sekali. Sambil terus mengobok – obok vagina Merriana. Bokep Ruangan OSIS Merriana sungguh luas dan didalamnya sudah ada beberapa fasilitas seperti meja bundar seperti dalam konfrensi serta proyektor yang siap digunakan untuk membahas kegiatan – kegiatan yang dilakukan, bahkan tak ketinggalan AC di dalamnya. “hah, sunguh, baikPak nanti saya akan kesana” Meriiana sangat senangmendengar sambutan itu
“iya, tapi kamu harus datang sendirian ya” Kata Pak Sasongko
“mmm, Baik Pak, terima kasih” Ujara Merryana yang masih sempat bingung
Sepulang sekolah Merryana langsung menuju rumah Pak Sasongko untuk mendapatkan perstujuan anggaran proposal itu.Pak Sasongko“oh kamu Merry, silahkan masuk” Pak Sasongko membukakan pintu
Merriana langsung masuk dan melihat rumah Pak Sasongko yang ternyata tidak ada penghuninya sama sekali. Bagaimana tidak, baginya anak – anak disekolahnya itu hanyalah anak biasa yang tidak memiliki daya tarik baginya. Ia adalah Meriana sang ketua OSIS sekaligus siswa berpengaruh sepanjang




















