Dan tanpa disuruh mbak Merry, mulai melepaskan celana ku. Kami pun terus berkutat saling bertukar ludah dan saling berpagutan dengan panas.Aku pun tak menyia-nyiakan hal ini, tanganku pun kuselipkan ke kaus leher pendek nya, dan mulai meremas payudaranya. Xnxx Mbak Merry kembali berkata ,”Saya malu Pak, saya kan Cuma penjaga kantin, trus disamping itu saya takut keterusan….”. “Mbak, tolong jangan sampe ada yang tau ya…”. Aku pun menyusun strategi dan mulai mempersilahkan Mbak Merry duduk.“Mbak, duduk dulu deh di sini, temenin saya ngobrol….ga ada temen ngobrol nih…lagian dah lama kita ga ngobrol ya?”. “Aaaaahhhhhh….. Mbak Merry kemudian mengangkangiku dan memegang kontolku, kemudian membimbingnya dan memasukan kontolku perlahan ke dalam memeknya.Bllessss!! mmmaaauuuu…. Mbak Merry pun bangkit dan mengambil nampan yang tadi disimpannya di meja.“Kalau gitu saya permisi ya Pak, kalau ada apa-apa kasih tau aja ya..”. !!!!”. hhmmppphh… ddiiillluuaaarrr… yyaaa….!!’. Mbak Merry pun segera beranjak meninggalkan ruangan kantorku.Dan memang sejak saat itu kami




















