Adel memejamkan matanya kini saatnya ku tuntaskan permainanku, ku mulai ritme 2 -1 dengan cara yg sama,
“haaahh,,,,, hhhmmmmm,,, houuuhhh,,, akhhhh,,,,”
begitu desahan Adel ketika menerima permainanku,,
Kali ini kurasakan Memek Adel menekan dengan cukup keras, kulihat wajah Adel rupanya dia kembali orgasme, namun tdk ku hiraukan, aku melupakan ritme permainanku dan ku sodokkan k0ntolku ke memeknya dengan tdk beraturan dan keras. dibukanya kaosku sambil Mayang menciumi leherku dilanjut dengan boxer hitamku yg menjadi pertahanan terakhirku, kemaluanku langsung saja menjulang tegak. Bokep “plak,,, plak,,,, plok,,, ohhhhh aaahhhhh,,, ssshhhh mhhhh,,” ruangan ini sunyi yg terdengar hanya suara kelamin kami yg beradu mencapai puncak dan suara desahan Mayang yg sedikit tertahan namun begitu sexy terdengar, membuatku semakin bernafsu mengerjai Memeknya sambil tanganku meremas gemas payudaranya yg menggantung bebas dibawah sana. ketika sedang memasak mie instant aku mendengar suara air di kamar mandi berhenti dan terdengar pula suara pintu kamar mandi yg terbuka. beberapa menit kemudian Adel berdiri




















