Uuuhhh.. Badanku terasa begitu ringan bagai melayang di awang – awang. Bokep Dadaku yang masih terbalut kemeja lengan pendek perlahan di elus – elus oleh tangannya dan jemarinya dengan lincah mulai mencari – cari puting dadaku dan terasa usapan – usapan halus didaerah itu. Sepanjang perjalanan Rina mulai percakapan yang biasa tanpa mengarah kepada hal – hal yang berbau seks. Mungkin dia kurang puas dengan suaminya yang kerempeng dan terlihat kurang perkasa dalam kesehariannya. Begitu lihai lidahnya dan mulutnya menari di batang kejantananku yang telah mengeras menimbulkan rasa yang sulit kulukiskan dengan kata – kata. Ternyata bener kesampean juga. Apalagi itu adalah permintaanya untuk merahasiakan percakapan kami melalui pesan – pesan di BBM tersebut.Semakin lama perbincangan kami semakin menjurus kepada sebuah perselingkuhan. Istriku seorang yang begitu penurut dan selalu mengikuti kemauan suaminya. Tangannya sudah telepas dari kemaluanku karena posisi kami saat itu agak susah untuknya menggenggam kamaluanku. “Kamu udah makan belom Rin?.




















