Sambil tersenyum nakal Santi kembali menjilati kemaluanku. Bokep “Enak sayang.. Aku tunggu di luar”Kataku sambil menahan nafsu melihat lehernya yang putih jenjang, dan lengannya yang berbulu halus Tak lama Santipun keluar ruangan resepsi menyusulku. “Sama-sama Santi. Memang payah juga bapak yang satu ini, tidak bisa membahagiakan istrinya. Santi” kataku lagi sambil ngeloyor pergi menuju tempat hidangan.Aq pun menyantapnya nikmat. Pasti masih hot ya.“Godaku lagi. Memang kami sengaja tidak mau telanjang bulat karena kondisi yang tidak memungkinkan. Santi suka tongkol yang besar begini” desahnya.Tiba-tiba terdengar bunyi handphone. Enakhh..”Santi mulai meracau kenikmatan. Istri bapak cantik harus benar- benar dirawat lho..” Santi tampak tersenyum mendengar perkataanku itu, sementara wajah Pak Arief menunjukkan rasa curiga. “Tentu sayang.. Sambil tersenyum nakal Santi kembali menjilati kemaluanku. Dia adalah Santi, istri dari Pak Arief, manajer keuangan di kantorku. Aku menoleh, ternyata Lia sekretarisku yang menyapaku. Ada apa?” jawabnya. Pak Arief tampak sedang mengobrol dengan tamu yang lain.




















