Aku cium keningnya sekali lagi kemudian aku kecup kedua pipinya. “Enggak apa-apa kok mbak” jawabku sambil memutar badanku. Xnxx Tapi tiba-tiba tubuh mbak Femi menegang sambil berteriak kencang. Kemudian aku kecup bibirnya sekali dan aku masukkan k0ntolku sampai mentok.“Kamu jahat sayang.. Sepertinya cukup berhasil, wajahnya sedikit menurun ketegangannya. Dari sofa yg masih terpisah, aku pegang kedua tangannya sambil aku elus perlahan.“Mbak..” kataku perlahan.Mbak Femi cuma memandangku sambil tertunduk, ada sedikit rasa takut terpancar dari wajahnya.“Mbak…” kataku lagi sambil menariknya untuk duduk disofa panjang bersamaku.Mbak Femi mengikuti tarikan tanganku, masih sambil tertunduk antara takut dan malu.Mbak Femi duduk di pojok sofa, sedang aku duduk disebelahnya. Setelah itu aku mengelus perutnya, terasa perutnya rata tanpa lemak walaupun dia pernah melahirkan 1 kali. Tapi mbak Femi sudah tdk sabaran. Selanjutnya dengan gerakan pasti jilatan aku arahkan ke klitorisnya. Mbak Femi cuma diam sambil menutup mata.Aku kecup bibirnya sekali, tdk ada reaksi.




















