Lumi Ray couldn’t wait to be tied up again, so this time we have her paired up with Codey Steele, so she’s in excellent hands. She begins bent over with her hands box tied behind her, her legs spread with a spreader bar, and her neck tied to her ankles. Bokep Codey takes his time and feels her out, and plays with her to see what makes her moan, and what makes her scream. During his exploration, he discovers her squirt button, and pushes it every chance he gets. Next, Lumi finds herself in a brutal three point suspension with her legs spread wide, and readily available for Codey to fuck. He dishes out some corporal punishment before shoving his cock deep inside her dripping wet pussy. In the final scene, Lumi is on her back in an asymmetrical position with both of her hands tied to one leg. Codey goes to work and makes this little slut cum harder than she ever has before, and squirting every chance she can. The dungeon is soaked with her pussy juices, and her body is exhausted form the day, but her brain is satisfied.
Tubuh Ira masih terhimpit dibawah dalam keadaan lemas dan puas. Dengan cara yang lembut ia dapat mencium bibir Ira yang mungil itu. Ira pun tergolek bersimbah keringat. Malam itu hampir dua jam Unang menyaksikan aksi pasangan muda itu bersebadan. Lalu ia singgah di pos jaga Unang, saat itu Unang sedang akan duduk. Di dalam rumah yang besar dan banyak kamarnya itu, Ira merasa kesepian dan resah. “Baiklah, Buk,” kata Unang, “Tapi hari akan hujan tampaknya.” Lalu Ira berjalan kedalam rumahnya dan diikuti Unang di belakang. “Selamat siang, Pak?” sapa Ira ramah. “Ooo tidak, Bu?” jawab Unang lagi. Tubuh Ira masih terhimpit dibawah dalam keadaan lemas dan puas. Ia arahkan penisnya yang tegak, siap untuk masuk ke dalam vagina Ira yang masih kecil itu.Dengan sedikit dipaksa, amblaslah penis Pak Unang kedalam lobang itu. Unang dari balik jendela yang ditutup gordyn itu terus mengamati dan melihat tingkah laku suami istri itu.Malam itu Rudi





















