Musik segera kupilih yang syahdu. Bokep Rumah kami pagarnya tinggi, sehingga tidak bisa terlihat dari luar.Hal itu malah diceritakan istriku ke Bu Lina. Maklumlah kami memang sama sama bibit jawa. Istriku memang agak-agak jahil, Dia senang sekali bercerita hal-hal yang membuat Bu Lina penasaran dan terangsang. Mulanya terasa sangat gelap, tetapi lama-lama mata kami mulai bisa menyesuaikan, meski pemandangan tidak begitu jelas. Mereka pun memangil kami mas dan mbak. “Nggak lah mama kasihan banget liat penderitaan Bu Lina, paling tidak kita bisa menyelamatkan keutuhan rumah tanga mereka, dari pada Bu Lina main sama orang yang gak jelas,” kata istriku. Istriku menarik tanganku dan dia menarik Bu Lina agar merapat ke badanku. Mereka pun memangil kami mas dan mbak. Aku hanya penasaran aja melihat pasangan yang tidak seimbang itu. “ Terima kasih ya mas, kita memang sudah seperti saudara,” katanya dengan mata agak berkaca-kaca. Kadang-kadang aku berpikir, apakah Pak Bardi sanggup melawan Bu




















