Aku makin menjerit. Ohh.. Xnxx gumanku. Makin tak terhingga bercampur dengan dengan rasa ngilu. Habis kamu cantik sekali sih Mer, gua jadi lupa diri..Aku diam.Kamu masih mau jadi temanku kan?Aku tetap diam sambil memandangnya dengan penuh kemarahan.Saya enggak akan mengganggu kamu lagi Mer, tapi sebenarnya saya sudah tertarik dengan kamu dari duluAku makin jijik mendengar kata katanya.Oke, saya tunggu sampai kamu bersedia melayani gua tanpa gua paksa..!! Sementara kedua tanganku di pegang dengan erat oleh temannya. Tapi aku tahu.. Pipiku diciumnya, laluMemekmu.. Sementara tangan kirinya meremasi buah dada kananku.Aku benarbenar bagai boneka yg diam saja, padahal bahaya mengancamku. Bukan sakit lagi yg kurasakan tapi ngilu yg tak tertahankan. Sakitt..!! jeritku panik saat sadar dia akan berejakulasi di dalam liang rahimku..Tapi terlambat, bersamaan dengan itu aku merasakan cairan hangat menyemprot dan membanjiri liang memekku.Ooh.. Sementara tangan kirinya meremasi buah dada kananku.Aku benarbenar bagai boneka yg diam saja, padahal bahaya mengancamku. Buah dada kamu




















