Dalam waktu mungkin kurang dari 10 menit aq mulai mengeluarkan suara mendesis yg tak bisa kutahan. hh.. Bokep Hot Lemas yg sangat melegakan tubuhku, seperti separuh tubuhku telah menguap. Aq segera tersadar tapi Papiku telah merangkul anak kandungnya sendiri secara erat dari belakang. Kakiku masih menjuntai di lantai karpet kamarnya itu. Perkenalkan aq Clarisa. Sambil berlutut mendekatkan tubuhnya di antara pahaku, Papiku berbisik,
“Sstt.. Papi.. Belum selesai berpikir aq merasakan hawa dingin AC di kulit pahaku yg artinya celanaku telah lepas. Tapi itu hanya rasa yg kecil saja dibandingkan apa yg terjadi tepat di tengah-tengah tubuhku saat itu. Yg pasti sentuhan di kedua titik tererotis dari tubuhku itu, seperti mengalirkan daya penghanyut yg dahsyat. Kemudian dibukanya juga celana pendeknya itu sehingga terlihat ayunan batang panjang dan besar itu tampak memerah kepalanya tegak mengacung ke depan di antara kedua pahanya yg ceking.“Paaa..” aq bahkan tdk tahu memanggilnya untuk apa.




















