Seusai aku cuci cetak, aku bandingkan gambar Tia dan gambar wanita yang ada di gambar mesumku. Bokep “Masih kuliah di Surabaya. Tia diam saja. Aku membawanya ke rumah om. Untuk menjaga kerahasiaan, Tia minta proses cuci cetak diperbuat bersama. Di rumah ada bibi yang hanya menyuci dan menyetipsa. Kuarahkan kembali kamera untuk memotret mereka. “Semakin gambar2 itu dimana sekarang?”, dirinya agak lega tapi tetap khawatir
“Di koperku. Tia mendekapku erat, sambil membalas menggoyang-goyangkan pinggulnya dan mengerang-ngerang. “Ah..ah..kok.. Kasurnya keren, jendelanya menghadap danau”, katanya sambil mengajakku. Kuambil tripod mini, lalu kuatur kamera untuk memotret otomatis dan kuarahkan ke Tia. Salah satu gambar kukegunaaankan lensa untuk mengclosup wajah Tia. Bagaimana kalau kami bikin gambar erotis”, dirinya bersemangat. Menurutku orangnya sama. “Nah kini gambarnya pake baju yang lain”, katanya, dan langsung ganti baju didepanku.




















