Baik-baik ya kamu di sini.. Ugh,” kalimat yang pasti akan keluar dari mulut Miranda sambil meronta-ronta.“Wallah.. Xnxx Semoga kamu betah disini..” ledekku kemudian mengunci kamar itu dari luar. Belum lagi pakaiannya yang tertutup tapi terbuka. Namun aku bisa rasakan bahwa dia mulai mencintaiku.Tidak adalagi permintaannya untuk melepaskan ikatannya karena hari ke dua ke tiga aku sempat melepasnya untuk mandi dan hanya terbelenggu borgol pada kedua tangannya atau kadang hanya mengikat kakinya dengan rantai yang biasa dipakai untuk anjing.. Aku jadi sangat tidak ingin melepaskannya.. Aku baringkan dia di tempat tidur itu serta menutup tirai-tirai yang ada di kamar itu serta membiarkannya terikat disitu dengan lampu menyala. Kulihat Miranda masih belum sadar.. Kalau kamu tidak menolak cinta ku, kejadiannya tidak akan seperti ini..”
Cerita Sex Obat BiusWajahku menunjukkan penyesalan padanya lalu perlahan aku cabut lakban yang membungkamnya sambil mengancam.“Awas kalau kamu berteriak..”.“Mmmpphh..




















