“Brengsek benar dia! Bokep Han-han raba dari bagian luar gaunnya, dan pelan-pelan Han-han tarik gaunnya ke atas sehingga tangan Han-han dapat menyentuh CD-nya. Dia malah duduk menggodaku, sepertinya liang kenikmatan itu sengaja disediakan untukku,” pikir Han Han sambil terus memandangi tubuh telanjang Nirahai terutama pada segundukan liang kenikmatan yang ada di atas sana. Lalu, “Aku.. aahh..!” jeritnya sambil menggelinjang. “Ahhhhh … !”
Rupanya gadis itu mendambakan gerakan-gerakan cepat mengagetkan. Indah dan sunyi….!” Nirahai berseru penuh kagum ketika mereka berdua tiba di pinggir telaga di mana terdapat dua buah bangunan mungil yang tadinya dijadikan tempat tinggal kakek sakti Koai-lojin. Betapa bodohnya! “Han Han, sudah kukhawatirkan hal ini akan terjadi semenjak malam pertama aku terlena dalam belai rayumu. Pula, saya rasa ciangkun akan melakukan persiapan secepatnya untuk segera menyerbu para pemberontak itu.”
“Ha-ha-ha-ha! Han Han masih menikmati sisa-sisa gejolak tadi ketika tiba-tiba Nirahai berujar,
“Koko, boleh aku jujur terhadapmu?”
Han Han menolehnya mencoba menangkap sesuatu yang ganjil di




















