gila, ternyata ada gunanya juga tayangan-tayangan pemerkosaan itu dibahas dengan detil di TV secara nasional tengah hari bolong itu” pikirku. “I.. Bokep iih Wilda takut, Wilda kan sayang sama papa mama kalau begitu Wilda janji engga mau bilang siapa-siapa” terlihat ekspresi wajah Wilda berubah menjadi sedikit ketakutan.“Wilda juga harus janji untuk selalu menurut kata-kata abang, tidak boleh protes atau melawan agar Wilda mudah mempelajari seperti yang Wilda tonton di film tadi, janji?” kataku seraya memajukan jari kelingking kananku. iya, kebetulan sekolahnya Tia lagi ada libur seminggu, jadi Tia bapak ajak biar nanti Tia bisa jalan-jalan sama ibunya ke Dufan” jawab Pak Sis.“Iih.. “Lho, apa Tia juga diajak?” tanyaku. lu jangan sembarangan ngomong, buktiin doong!” begitu kata teman yang lain. malam itu aku segera menuju rumah temanku untuk meminjam film VCD itu darinya lalu cepat-cepat pulang ke rumah.Sesampainya di rumah aku segera membantu Wilda mengerjakan PR-nya lalu setelah selesai aku menyuruhnya untuk tidur.




















