abis Kakak ngegemesin, “Ujar Alay sambil mengelus paha Kakaknya yang terbuka kerana sebahagian kainnya tersingkap,” Ihkk … ini apa ngelus-ngelus??? Bokep Jepang Sedetik, seminit, sejam, perlahan mata Alay mula terasa berat dan sampai akhirnya dia tertidur dengan posisi duduk dan kepalahnya bersender di dinding rumah. “
Oleh kerana tidak dapat tidur akhirnya Alay memutuskan untuk mencari kalung tersebut yang dulunya perna dia simpan di suatu tempat di dalam kamarnya, hampir 1 jam lebih Alay mencarinya tetapi belum juga bertemu, hampir saja Alay putus asa kalau saja dia tidak teringat kata Datuknya yang mengatakan kalau kalung tersebut sangat penting bagi dirinya,
“Na … ini dia kalungnya!!! “
Alay terseyum licik, kini dia benar-benar percaya dengan kehebatan kalung yang di wariskan Datuknya untuk dirinya, dan kepercayaan itu membuat dirinya semakin berani menggoda Kakaknya, perlahan Alay mendekati Kakaknya yang kemudian duduk di samping Kakaknya,
” Aku boleh liat memiaw Kakak lagi ga ‘? “
” Bosen Kak main terus … sekali-kali




















