Kon…. Bokep ge.. mbak Dew.. hhaa….. teerus.. “Oh ini mbak beres selama saya membayar cicilan perbulannya saya sempatkan untuk melunasi meki mbak” katanya sambil mengeluskan tangannya pada mekiku.Saat ku antar Kevin keluar dari ruanganku kulirik Yuna, dia tersenyum namun mukanya memerah penuh nafsu dan aku tahu dia baru saja masturbasi sambil mendengar suara di intercome. bak.. mau dibantu?” entah sudah berapa lama dia berdiri disitu tapi yg pasti dia sudah menurunkan celana kainnya itu.“Mas jangan kurang ajar ya!” kata ku setengah menghadik dan mencoba mengembalikan wibawaku yg sempat anjlok gara-gara apa yg kulakukan diketahuinya.“Sudahlah mbak Nia cuma aku yg tahu kok!” katanya sambil matanya melihat apa di balik rok yg masih belum kuangkat, saat aku akan membetulkan rok ku Kevin sudah mendekapku dari belakang.“Lepaskan!” teriakku.“Lepas mas, aku sudah punya suami…” aku kembali berteriak memohon agar dilepaskan, tapi tangannya terlalu kuat mendekapku dan kurasakan tonjolan di bawah perutnya digesek-gesekkan ke pantatku.




















