Perih nian rasanya hati ini, kenapa baru sekarang sadar bahwa aku tak pernah memperhatikan isteriku. Bokep HD Abi belum bisa sabar seperti Rasul. Sesampainya di rumah, kepalaku malah mumet tujuh keliling. Kalau yang lain memakai baju berbunga cerah indah, ia hanya memakai baju warna gelap yang sudah lusuh pula warnanya. Berangkat sendiri saja ya?” ucapku. Ia beda dengan yang lain, ia begitu bersahaja. Sungguh, baru kali ini aku melihat isteriku segirang ini. Ketika tahu hal itu, senyum bahagia kembali mengembang dari bibirnya. Diam-diam hatiku kembali dirayapi perasaan berdosa karena selama ini kurang memperhatikan isteri.Ya, aku baru sadar, bahwa semenjak menikah belum pernah membelikan sepotong baju pun untuknya. Namun, belum juga kutemukan Maryamku. Lalu segera kuambil sandal jepit kumal yang tertindih sepatu indah itu. Apalagi ditambah berdesak-desakan dalam dengan suasana panas menyengat.




















