Menengadah. Aaaaahh..”Telapak kakinya menghentak-hentak di bahu serta kepalaku. Bokep Aku menengadah.“Haus..” jawabku singkat.Tangan Bu Lia bergerak melepaskan tali G-string yang terikat di kiri serta kanan pinggulnya. Aku menarik nafas untuk menghirup aroma yang sangat menyegarkan. Mungkinkah mulai dari atas lutut hingga.. hingga.. Dengan cepat kubenamkan wajahku di G-string yang menutupi pangkal pahanya. Aku tak peduli walaupun ada nada perintah di setiap kalimat yang diucapkannya. Halus..“Baym kamu suka?” Aku mengangguk.“Tunjukkan bahwa kamu suka. Menengadah. Menawan. Aku sudah tak mampu berpikir waras. Ia berusaha manahan tawanya.“Tapi aku yang menentukan di bagian mana saja yang harus kamu cium, OK?”“Deal, my lady..”“I like it..” kata Bu Lia sambil bangkit dari sofa.Ia melangkah ke meja kerja lalu menarik kursinya hingga keluar dari kolong mejanya yang besar. Tapi di balik itu semua, ternyata ia suka mendikte.Mungkin karena terbiasa menduduki jabatan yang tinggi di usia yang relatif muda, kepercayaan dirinya pun cukup tinggi untuk meminta seseorang melaksanakan apa yang




















