Serena wants to be a mother so badly, but her dream seems unreachable. Axel, her husband, has been trying his best to put a baby in her oven, but he has been having some erection problems. Bokep Tobrut Serena’s pussy hasn’t felt the warm sensation of cum for a long time, and she thinks her babymaking years will soon be gone. Her mother suggested they seek guidance from Father Rock, their congregation’s priest. The caring father loves looking after his flock, so he comes to stay with the young couple for the weekend to offer them his advice. After an intimate talk, Serena realizes that her chances of getting impregnated by her husband are slim, but Father Rock might be her savior. He is a fit man with healthy sperm and he can pour it inside of her in a very passionate babymaking session. Serena has been watching him shower in secret and thinks that thick cock could really fill her up with sweet man juice and finally realize her lifelong dream. They just need to keep it a secret from Axel and find the best moment to plant Father Rock’s holy seed in Serena’s pussy.
Aaarrgghh” erang Toni. terus Ver.. Lalu kurasakan sesuatu yang hangat keras berada dibibirku.. Kecupan dibibir berubah menjadi lumatan-lumatan yang semakin memanas kami pun saling memagut, lidah Toni menerobos mulutku meliuk-liuk bagai ular, aku terpancing untuk membalasnya.Ohh.. Aku mengeleng-gelengkan kepala menolak keinginannya, tapi Andri tidak menggubrisnya ia malah manahan kepalaku dengan tangannya agar tidak bergerak.“Jilat.. pleasee.. Aku sudah tidak mampu lagi menahan deraan kenikmatan demi kenikmatan yang menghantam sekujur tubuhku.Hantaman-hantaman Toni yang semakin buas dibarengi sodokan Andri, sungguh tak terperikan rasanya. Saat Andi mulai menggosok kepala penisnya dilubang anus baru aku sadar apa yang akan dilakukannya.“Andrii.. hangat basah.. Tidak berapa lama kemudian aku merasakan kenikmatan itu semakin memuncak, tubuhku menegang, kupeluk Andri-yang sedang menikmati puting susu-dengan kuatnya.“Aaagghh.. “Jangan pake gigi Ver.. Tonn.. Menit demi menit kejantanan Toni menebar kenikmatan ditubuhku. Jeritanku, lenguhan dan erangan mereka menjadi satu.“Aduuhh.. Gairahku bangkit merasakan lidah Toni menjalar dibibir kemaluanku, ditambah lagi Andri yang dengan lahapnya menghisap-hisap





















