Ternyata yang diceritakannya adalah hasil ngrumpi dengan Bu Lina. Mobil itulah yang sering digunakan bersama istriku jalan-jalan ke mall. Xnxx “ Ngomong apaan sih, kamu kan biasanya ceplas ceplos, kok jadi nervous gitu,” kata ku. Sampai kami berdiri tidak bergerak. Kadang-kadang aku berpikir, apakah Pak Bardi sanggup melawan Bu Lina, yang kelihatannya kalau ngesek agak hot juga, karena dari penampilannya yang aktif dan bicaranya banyak. Aku nasihatkan istriku agar jangan menyiksa Bu Lina dengan cara itu, kasihan dia. Ada kalanya kami ngobyek bareng, jual tanah, jual rumah atau apa saja. Istriku akrab dengan Bu Lina, karena dia sering belajar masak dari Bu Lina. Katanya Bu Lina sudah bersedia dan Pak Bardi juga mengizinkan bahkan sangat mendukung.Rencana mereka ini ternyata sudah 3 bulan disusun, katanya tiap hari sibuk memikirkan strategi apa yang akan dilaksanakan. “ Ngomong apaan sih, kamu kan biasanya ceplas ceplos, kok jadi nervous gitu,” kata ku.




















