Sungguh vagina Vani hanya seperti garis lurus. Itu adalah suara lembut pacarku.“aduhhh siapa ya susah amat nebaknya, gk ada bantuan 50:50 atau phone a friends gitu” kataku sambil menahan tawa“isssss, masa gk tau ini suara siapa sih” jawabnya lagi dengan gemasSumpah suara pacarku ini lembut cuy. Bokep Maya berangkat kuliah dulu ya” jawabnya dengan cepatTerlihat oleh Maya tersenyum manis sebelum pergi meninggalkan ku.“huuuffftttt cantik banget tu cewek” gumamku“ehh inget Rian lu udah punya cewek bego” katakuAku pun berjalan kearah parkiran dan mulai starter motorku. Lagi lagi terdengar suara desisan dari mulut Vani.“Sayang, aku gak tahan ni. Untuk urusan ranjang hmmm, ya aku adalah laki-laki yang memerawani Vani.*Flashback singkatHari itu kami pulang kehujanan setelah kencan kami di taman. Ya dia dijemput oleh pacarnya. Aku hanya minta motor ninja ke ayahku.Saat sudah mengunci pintu kos ku.




















