“Alex memberikan ruangan ini untukmu, sementara istirahat dulu hingga kamu benar-benar sembuh”, katanya lalu ke arah lemari dan mencarikan baju untukku. Xnxx “Hei, jangan coba-coba muntahin sperma ku ya!”, kata pria tadi yang menyemprotkan spermanya di mulutku. Tanpa pakaian dengan badan mengigil, aku seorang diri dalam ruangan. Mereka tidak mau lagi menyentuh wajahku yang kotor karena muntahanku, mereka hanya berfokus di vagina dan anusku. Pria itu mulai menciumi bibirku, aku tidak bisa menolak, ia menindihku dengan kuat hingga aku hampir tidak bisa bernafas.Puas menciumi bibirku, ia pun berjongkok tepat dekat di daguku, ia mengarahkan penisnya ke mulutku, “Puaskan aku…”, ia memintaku untuk mengulum penisnya. Dokter itu pun langsung memeriksaku ketika Alex meninggalkan ruangan. “Oh, sudah bangun?..”, tanya dokter yang juga terbangun. Aku sedikit jijik, bau amis sperma itu semakin membuat kepalaku pusing.




















