Peristiwa itu terjadi waktu malam dua hari sebelum hari perkawainanku dengan Riris. Aku naik ke atas ibu mertuaku bertelakan pada siku dan lututku. Bokep “Aah, ini anak kok nggak mau diem siih, Tapi eeh…, anu…, Tom, sebenarnya waktu itu, waktu kita jagongan itu, ibu lihat tampangmu itu kok ganteng banget. Kalau Ibu pernah bayangin Tomy nggak kalau lagi sama Bapak”, aku semakin berani. Kalau mau tidur rasanya kok aneh juga, kok sendirian dan sepi, padahal biasanya ada istri di sisiku. Ibu sebenarnya jadi malu sekali. Aku sungguh terpesona dengan kulit ibuku yang putih bersih dan mulus dengan buah dadanya yang besar menggantung indah. Tangan kirinya memegang pantatku, menekan turun sedikit dan melepaskan tekanannya memberi komando penisku. Ibu sebenarnya jadi malu sekali. Aku pengin diteteki sampai pagi”, kataku. Kamu nekad saja…, masa’ orang ditindih sekuatnya”, katanya sambil memencet hidungku. Kami saling menjaga diri.

















