Aqu benci dgn suaminya. Bokep sehingga tak ada selembar benangpun yg masih melekat di sana. Padahal banyak kawan-kawanku, terutama yg laki laki bilang kalo perempuan itu menaruh hati padaqu.Sebut saja namanya Lidya. Aqu memang terlahir dari keluarga yg bisa dibilang cukup berada. Apalagi oleh sesuatu yg aqu sukai. Namun aqu tak tahu apa yg membuatnya kecewa.“Ada apa, Lin?”, tanyaqu tak mengerti perubahan sikapnya yg begitu tiba-tiba.“Tak.., tak ada apa-apa, sahut Lidya sembari merapihkan pakaiannya.Aqu bangkit dan duduk di sisi pembaringan. Dia tersenyum-senyum. Bahkan dia meremas-remas jari tanganku. Bahkan badanku dgn badan Lidya sudah hampir tak ada jarak lagi. Namun nampaknya Lidya masih belum puas. Karena anak bungsu dan juga satu-satunya laki laki, jelas sekali kalo aqu sangat dimanja. Semakin dekat saja jarak wajah kami. Namun aqu sama sekali tak mengerti dgn apa yg d ibisikkannya. PadahaI waktu itu Lidya sudah dipengaruhi gejolak membara dgn badan polos tanpa sehelai benangpun menempel di badannya.“Kau..”,




















