Ha.. Xnxx bokep saja yang terdengar di kamarku.“Oh Mirandaku sayang.. Di kamar itu sudah aku siapkan kamera ccTV yang sangat kecil terpasang tepat menyoroti tempat tidur sehingga aku dengan mudah memonitor keberadaannya dari kamar tidurku.Malam itu aku membiarkan Miranda ‘menikmati’ keberadaannya di kamar itu. Belum lagi pakaiannya yang tertutup tapi terbuka. Sisa 4 hari lagi Miranda cinta ku akan kembali bekerja; aku mengembalikan keberadaannya sebagaimana korban penculikan.. Kalau kamu tidak menolak cinta ku, kejadiannya tidak akan seperti ini..”Wajahku menunjukkan penyesalan padanya lalu perlahan aku cabut lakban yang membungkamnya sambil mengancam.“Awas kalau kamu berteriak..”. He he hee.. Serta merta aku menggenjot tubuh Miranda mulai dari perlahan hingga semakin cepat berirama.“Ooh.. Serta dengan langkah awal pengamanan aku sumbat mulutnya dengan lakban serta mengikat tangannya ke belakang dengan lakban yang sama.Aku bergerak meninggalkan tempat itu, melarikan mobilku ketempat yang lebih sepi. Tanpa ia sadari..




















