Cinta sendiri hanya memandang kearah Om Ridwan. Cinta tahu benar hal itu. Bokep Cinta ingin mengelak dari permintaan itu, namun ia tahu kini semuanya telah terlambat. “Katanya mau buru-buru meeting?”. Terbersit rasa kagum dalam diri Cinta melihat sosok laki-laki paruh baya itu. “Ya tapi Om juga harus tahu judul dan kerangka skripsi yang kamu susun, biar Om bisa jelasin ke temen Om itu”. Paling tidak kesan itulah yang muncul ketika melihat sosok Om Ridwan, selain sosok lain yang baru diketahui Cinta beberapa hari yang lalu tentunya.“Ini sudah bagus kok, malah bagus banget”, ucapan Om Ridwan menyadarkan lamunan Cinta. “Hhmm.. Dengan wajah masih menunjukkan kekikukan, cemas dan khawatir ia menggandeng gadis muda disebelahnya masuk ke dalam lift.Cinta menghembuskan nafas lega. “Loh kok pipi sih? Om Ridwan tersenyum lebar. Tidak sedikit diantara lirikan tersebut sempat beradu dengan tatapan Cinta. Ternyata Cinta salah memprediksi.




















