Di lain pihak, entah mengapa saya suka menyimpan benda-benda yang mempunyai memori, mungkin saya adalah orang yang setia pada kenangan. “Ryo…, I have to talk with you”, bisiknya lirih. Xnxx Sunyi keadaan setelah itu. Memang sih dia tidak mengomeliku, namun rekan-rekan yang lain yang menjadi sasaran. “Will you keep this night as a secret, please…?”, Revy mendongak, menatapku dengan pandangan penuh harap. What was I thinking? Revy bilang barangnya bagus-bagus, sedangkan menurut saya yang terbaik dari tempat itu adalah pengunjung wanitanya yang cantik-cantik, hahahaha….. Perlahan kumainkan dalam stereo set, selembut suara Syaharani melantunkan “Unforgetable” beberapa saat kemudian.Kuhempaskan tubuhku di atas sofa, saat tak lama kemudian Revy bergabung denganku, membawa dua kaleng coke dingin untuk kembali mengobrol dan bercanda, cekikikan dan tertawa lepas. “Kenapa kamu baru mengatakannya sekarang?




















